Pernahkah..?

Posted: 20 Oktober 2011 in Agama

Pernahkah anda berdoa mengenai suatu situasi tertentu, seseorang, suatu kebutuhan, atau suatu impian, dan tetap belum melihat jawaban atas doa-doa anda itu? Bila doa-doa kita tidak dijawab selama bertahun-tahun, mungkin kita akan merasa ingin menyerah saja dan atau menjadi jemu.

Jemu berarti anda terluka sangat dalam, sehingga anda tidak mempunyai kekuatan, kemampuan, motivasi atau harapan lagi untuk tetap berdoa. Dan juga, bila doa-doa kita tidak dijawab, kita sering mengira Allah tidak mengasihi dan tidak mempedulikan kita lagi serta segala sesuatu yang kita pedulikan, kemudian menjadi sedih dan kecewa.
Kecewa kepada Allah karena Ia tidak menjawab doa-doa kita.

Namun, jangan biarkan kita tinggal dalam kekecewaan karena hal itu akan membawa kita menjadi kehilangan pengharapan dan hidup penuh dengan iri hati, kepahitan dan kemarahan.

Karena doa bukan memberitahukan kepada Allah apa yang harus dilakukanNya. Doa adalah membagikan perasaan kita dan membuat permohonan-permohonan kita diketahui olehNya. Kemudian Ia menjawab sesuai dengan kehendak-Nya.

Jadi hal apa yang harus kita lakukan saat kita tidak melihat jawaban doa kita? Memuji dan menyembah Allah. Mengapa?

• Saat kita menyembah Allah, maka kita dimampukan untuk melihat dan menyadari bahwa Allah lebih besar dari pada doa-doa kita (masalah kita). Dan pujian akan membawa kita melepaskan kekhawatiran dan kekecewaan itu kepada Allah, iman kita dibaharui sehingga kita dapat percaya lagi.

• Pujian dan penyembahan membawa kita masuk ke hadirat Allah dan mengundang hadiratNya agar tinggal di dalam kita dan lebih dalam. Di dalam hadiratNya, kita tidak mungkin tidak diberkati.

• Tindakan menyanyikan pujian kepada Allah akan melepaskan berkat-berkatNya kepada kita dan melepaskan hidup kebangkitan-Nya mengalir di dalam kita. Inilah kuasa yang tersembunyi di balik pujian kepada Allah. Kita dapat mengubah kesedihan kita menjadi sukacita melalui nyanyian pujian, dan rantai keputus-asaan yang berat akan hancur, karena dengan menyanyi kita menunjukkan bahwa iman dan pusat perhatian kita tertuju pada kebajikan dan kuasa Allah, bukan pada keadaan kita.

• Penyembahan adalah suatu tindakan iman, di mana kita menunjukkan kepada Bapa Sorgawi bahwa meskipun kita tidak selalu melihat jawaban-jawabanNya atas doa-doa kita, kita tetap percaya bahwa rencana-rencanaNya bagi kita adalah untuk kebaikan. (Stormie Omartian)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s